MONITORING DAN EVALUASI BANTUAN SARANA PENGOLAHAN HASIL PERIKANAN

Kegiatan ini dimaksudkan untuk mengetahui tingkat pemanfaatan bantuan sarana pengolahan hasil perikanan yang telah diserahkan pada Tahun 2022.

Adapun tujuan dari kegiatan ini adalah untuk mengetahui bantuan yang diberikan dimanfaatkan sebaik mungkin, program/kegiatan yang dilaksanakan khususnya terkait pemberian bantuan pada masyarakat tepat guna, tepat sasaran dan efektif dan sebagai bentuk pertanggungjawaban pemerintah terhadap bantuan yang telah diberikanan serta pertanggung jawaban POKLAHSAR selaku penerima bantuan.

Pelaksanaan Monitoring dan Evaluasi bantuan sarana pengolahan hasil perikanan Kegiatan Pemberian Fasilitas Bagi Pelaku Usaha Perikanan Skala Mikro dan Kecil Dalam 1 (satu) Daerah Kabupaten/Kota dilaksanakan selama 1 (satu) hari yaitu pada tanggal 18 Oktober 2022.

Kegiatan monitoring dan evaluasi dilakukan pada 3 (tiga) kecamatan di Kota Bima yaitu Kecamatan Asakota, Raba dan Rasanae Timur dengan mengunjungi Kelompok Pengolah dan Pemasar (Poklahsar) Hasil Kelautan dan Perikanan yang merupakan penerima bantuan sarana pengolahan hasil perikanan Tahun Anggaran 2022. Bantuan sarana pengolahan hasil perikanan yang telah diberikan berupa peralatan pengolahan abon ikan dan pelumatan lainnya seperti bakso/salome ikan, siomay ikan, kerupuk ikan dan risoles tuna.

Adapun Jumlah Poklahsar penerima bantuan sarana pengolahan hasil perikanan adalah sebanyak 6 (enam) kelompok yang meliputi : POKLAHSAR Perempuan Mandiri Kelurahan Kolo Kecamatan Asakota, POKLAHSAR Mekar Baru Kelurahan Ule Kecamatan Asakota, POKLAHSAR Aisyah Kelurahan Ule Kecamatan Asakota, POKLAHSAR Berkah Bunga Kelurahan Penaraga Kecamatan Raba, POKLAHSAR Melati Kelurahan Penaraga Kecamatan Raba dan POKLAHSAR Telaga Hijau Kelurahan Dodu Kecamatan Rasanae Timur.