Dislutkan Kota Bima Sosialisasikan Inovasi INA UTA untuk Tingkatkan Kepercayaan Konsumen Produk Kelautan dan Perikanan

Kota Bima, Senin, 16 Juni 2025 – Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kota Bima menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Inovasi INA UTA yang berlangsung di Aula Kantor Dinas Kelautan dan Perikanan Kota Bima, Senin (16/06/2025). Kegiatan ini diikuti oleh pelaku usaha pengolahan hasil perikanan, kelompok pengolah dan pemasar (Poklahsar), serta para pemangku kepentingan di bidang kelautan dan perikanan.

Sosialisasi ini bertujuan untuk memperkenalkan sekaligus memberikan pemahaman kepada para pelaku usaha mengenai Inovasi INA UTA, sebuah inovasi layanan informasi digital yang dirancang untuk memberikan informasi produk hasil olahan perikanan dan kelautan secara tepat, jelas, cepat, dan mudah diakses oleh masyarakat.

Materi sosialisasi disampaikan oleh Bapak Edi Munandar, S.P., yang menjelaskan konsep, manfaat, serta mekanisme penerapan barcode INA UTA pada setiap produk hasil olahan perikanan.

Dalam pemaparannya, beliau menjelaskan bahwa melalui inovasi INA UTA, konsumen hanya perlu melakukan satu kali klik atau memindai barcode yang tertera pada kemasan produk untuk memperoleh berbagai informasi penting, antara lain identitas produk, kandungan gizi, manfaat, cara penyimpanan, tanggal kedaluwarsa, informasi produsen, hingga informasi lain yang dibutuhkan sebelum memutuskan membeli dan mengonsumsi produk.

"Inovasi INA UTA hadir untuk menjawab kebutuhan masyarakat akan keterbukaan informasi produk. Dengan informasi yang lengkap dan mudah diakses, konsumen tidak lagi memiliki keraguan dalam memilih maupun mengonsumsi produk hasil olahan perikanan dan kelautan," ujar Bapak Edi Munandar, S.P.

Melalui penerapan barcode INA UTA, diharapkan dapat meningkatkan transparansi informasi produk sekaligus memberikan nilai tambah bagi pelaku usaha. Produk yang telah menggunakan barcode INA UTA akan lebih mudah dikenal dan dipercaya oleh masyarakat karena seluruh informasi dapat diakses secara cepat melalui perangkat telepon pintar.

Selain memberikan kemudahan bagi konsumen, inovasi ini juga diharapkan mampu menumbuhkan kepercayaan masyarakat terhadap pelaku usaha yang telah menerapkan standar keterbukaan informasi melalui barcode INA UTA. Kepercayaan tersebut diharapkan berdampak positif terhadap peningkatan daya saing dan nilai jual produk olahan perikanan Kota Bima.

Kegiatan sosialisasi berlangsung secara interaktif. Para peserta tampak antusias mengikuti pemaparan materi serta aktif berdiskusi mengenai tata cara pendaftaran produk, pembuatan barcode, hingga pemanfaatan sistem INA UTA sebagai media promosi digital bagi produk perikanan.